Cara Menjadi Agen Properti Independen

Cara Menjadi Agen Properti Independen. Menjadi agen properti atau broker properti independen adalah salah satu peluang untuk mendapatkan penghasilan yang cukup menggiurkan, yaitu dengan menjual properti (rumah, ruko dan tanah). Berbisnis dengan menjadi agen properti freelance ini bisa dijalankan nyaris tanpa modal dan hasilnya bisa mencapai belasan, puluhan bahkan ratusan juta rupiah serta rumah, ruko dan tanah tersebut tidak harus milik Anda melainkan milik orang lain yang mau dijual. Informasi berikut ini mudah-mudahan berguna bagi Anda yang sedang mencari informasi tentang Cara Menjadi Agen Properti Independen, tips menjadi agen properti yang sukses, tips menjadi broker properti sukses.

 

Mengapa Property Jadi Produk Yang Menarik Untuk Dijual

Pertama, properti dalam hal ini rumah adalah kebutuhan pokok setiap orang. Pertumbuhan penduduk yang tidak bisa dihentikan akan menuntut adanya ketersediaan rumah/tempat tinggal secara terus menerus.

Kedua, yang membutuhkan rumah, ruko dan tanah tidak hanya individu yang belum memiliki tempat tinggal tetapi mereka yang sudah memiliki tempat tinggal pun masih membutuhkan properti sebagai tempat berinvestasi yang aman dan menguntungkan karena harga properti selalu meningkat dari tahun ke tahun (karena keterbatasan lahan dan karena jumlah penduduk semakin bertambah).

Ketiga, untuk mendapatkan properti yang hendak Anda jual cukup mudah. Di kota Anda pasti terdapat beberapa pengembang/developer perumahan, Anda bisa bergabung sebagai pemasar. Dan bila Anda menyusuri jalan-jalan di kota Anda atau di dalam perumahan-perumahan yang sudah dihuni, biasanya ada beberapa rumah, ruko atau tanah yang hendak dijual. Anda tinggal mencari pemiliknya dan mengadakan kerjasama untuk turut serta menjualkan dengan imbalan berupa komisi.

Keempat, komisi dari hasil penjualan properti cukup besar, bisa mencapai angka jutaan rupiah, puluhan juta rupiah bahkan ratusan juta rupiah per transaksi tergantung dari harga properti yang berhasil Anda jual.

Cara Menjadi Agen Properti Independen

Cara Menjual Rumah Online Lewat Internet Secara Gratis

Mengapa menggunakan media internet? Menjual properti dapat dilakukan baik secara offline (tidak menggunakan internet, misalnya dengan mengadakan pameran, pasang iklan di koran, pasang baliho, door to door) maupun secara online (dengan menggunakan media internet).

Menjual properti (rumah, ruko, tanah) agar cepat laku  dengan memadukan kedua cara tersebut akan lebih bagus hasilnya, namun bila Anda memiliki keterbatasan waktu dan dana, maka pilihan yang kedua pun sudah cukup bisa dilakukan dan menghasilkan (penulis telah membuktikannya). Dibawah ini adalah 3 properti (rumah) yang telah berhasil saya jual secara online. Ketiganya berada di cluster perumahan yang terletak di kawasan Tanjung Bunga – Makassar- Sulawesi Selatan :

Cara Menjadi Agen Properti Independen

The Everest, rumah tipe 90 (2 lantai), harga 613.000.000, sistim komisi. Komisi 2% dari 613.000.000 = Rp. 12.260.000,-. Pembeli dari Hungaria. (orang Sulawesi yang bekerja dan berdomisili di Hungaria).

Grand Orchad, rumah tipe 36 (1 lantai), harga 314.000.000, sistim komisi. Komisi 2% dari 314.000.000 = Rp. 6.280.000,-. Pembeli dari Jakarta.

Grand Orchad, rumah tipe 45 (1 lantai), sistim selisih harga. Harga bersih yang diinginkan penjual (pemilik) 475.000.000. Penulis berhasil menjual dengan harga 530.000.000 = Terdapat selisih 55.000.000,- (35 juta dipergunakan untuk membayar biaya transaksi dan 20 juta komisi buat penulis). Pembeli dari Makassar.

Cara Menjadi Agen Properti Independen

Pasar Properti Di Internet

Cara mencari pasar properti di internet dapat dilakukan dengan cara mengetikkan frase yang berhubungan dengan properti di Google.

Beberapa frase yang dapat dijadikan sebagai kata kunci atau pasar property di internet diantaranya : Rumah dijual di Makassar, Rumah murah di Manado, rumah dijual murah di Balikpapan, Cari rumah di Samarinda, Rumah minimalis di Malang, Rumah subsidi di Sidoarjo, Jual rumah di Semarang, Jual rumah murah di Bandung, Rumah tipe 36 di Malang, Jual beli rumah di Balikpapan, Ruko dijual di Papua, Sewa ruko di Denpasar, Jual ruko di Bali, Jual tanah di Kendari, Tanah dijual di Solo, Jual tanah kavling di Jember.

 

Cara Menjual Properti (Rumah, Tanah Kavling, Ruko) Secara Online Lewat Internet

Menjual properti (rumah, tanah kavling, ruko) online lewat internet memberikan beberapa keuntungan diantaranya adalah gratis alias tanpa modal. Cara ini bisa dilakukan oleh agen atau broker properti yang ingin menjual stok rumah, tanah kavling dan ruko yang mereka miliki. Bagi pemiliki langsung, Ini juga bisa dijadikan sebagai cara menjual properti (rumah, ruko, tanah kavling) tanpa agen atau tanpa perantara.

Bila Anda membuka Google Adwords dan mengetikkan kata / frase yang berhubungan dengan properti (rumah, ruko, tanah) maka Anda akan mendapati beberapa kata / frase yang memiliki jumlah pencarian cukup besar, diantaranya :

cara jadi agen properti imag3

Dan bila Anda membuka Google lalu mengetikkan frase-frase tersebut satu persatu, maka Anda akan mendapati bahwa website-website dibawah inilah yang menguasai kata kunci – kata kunci (frase-frase) diatas. Dengan kata lain website-website dibawah inilah yang menempati halaman pertama hasil pencarian untuk kata kunci – kata kunci tersebut dan ini berarti pula bahwa website – website dibawah inilah yang akan mendapatkan arus pengunjung yang lebih banyak.

cara menjual properti lewat internet image

Bila Anda kunjungi website-website disamping satu per satu maka Anda akan mendapati bahwa beberapa dari website-website tersebut sangat berbaik hati dengan memberikan fasilitas pasang iklan secara gratis.

Pasanglah iklan properti Anda di semua website di samping karena semakin banyak Anda memasang iklan properti maka semakin besar pula kemungkinan iklan Anda akan di lihat oleh pengunjung yang berarti semakin besar pula kemungkinan terjadi penjualan pada properti Anda.

Sebelum memasang iklan properti, ada beberapa hal yang perlu Anda siapkan yaitu : foto-foto properti (rumah, ruko, tanah), dan data-data yang berhubungan dengan properti tersebut misalnya : harga, luas tanah, luas bangunan, jenis sertifikat, jumlah kamar tidur, jumlah kamar mandi, besar daya listrik, dan lain-lain.

Cara Menjadi Agen Properti Independen

Cara Mendapatkan Listing Properti Untuk Dijual (Rumah, Tanah Kavling, Ruko)

Mendapatkan listing properti seperti rumah, ruko dan tanah kavling dapat dilakukan dengan beebrapa cara. Bila Anda sedang menyusuri jalan-jalan di kota Anda, perhatikan bahwa biasanya terdapat rumah atau ruko atau tanah di pinggir jalan yang dipasangi spanduk bertuliskan “dijual”. Di dalam komplek perumahan juga tidak jarang terdapat rumah-rumah yang mau dijual oleh pemiliknya.

Anda dapat menghubungi pemiliknya dan Anda tawarkan sebuah kerjasama dimana posisi Anda adalah sebagai perantara/agen/broker baik independen maupun terikat dengan sebuah agen properti. Jasa yang Anda tawarkan adalah mencari calon pembeli serta menguruskan proses transaksi dan imbalan yang Anda terima adalah berupa komisi bila transaksi berjalan dengan sukses.

Anda bisa juga bergabung dengan agen properti. Salah satu keuntungan sebagai member agen properti adalah ketika Anda mendapatkan sebuah listing properti yang hendak dijual dan Anda berhasil mengadakan perjanjian dan kerjasama dengan pemilik properti dimana Anda memiliki izin dari pemilik properti untuk memasang spanduk Anda yang berbendera agen properti, maka ini akan semakin memudahkan Anda untuk menjual properti tersebut.

Anda dapat juga menanyakan pada teman-teman dan relasi-relasi Anda apakah mereka punya properti (rumah, ruko atau tanah) yang mau dijual, bila mereka punya, Anda dapat melakukan hal yang sama seperti diatas.

Atau Anda beli koran dan cari halaman iklan properti. Selidiki apakah pemasang iklan-iklan properti tersebut adalah pemilik langsung atau agen/broker/perantara juga seperti Anda. Bila dia adalah pemilik langsung, Anda dapat melakukan hal yang sama seperti diatas.

Apabila Anda menemukan properti second yang dijual dan apabila Anda berhasil mengadakan perjanjian dan kerjasama dengan pemilik properti tersebut, sehingga pemilik properti tersebut rela melepas spanduknya (spanduk bertuliskan dijual dimana nomor hp pemilik tertera disitu) lalu diganti dengan spanduk Anda, maka ini berarti Anda berhasil menguasai penjualan properti tersebut hampir 100%.

Mungkin ada pemilik properti yang keberatan bila spanduknya diganti dengan sanduk pribadi Anda karena Anda bukan dari agen properti.

Keuntungan bergabung dengan agen properti adalah agen properti memiliki badan hukum sehingga apabila terjadi keadaan dimana pemilik properti tidak membayarkan komisi, agen properti Anda yang akan menyelesaikannya. Selain itu, dengan bergabung di agen properti, spanduk Anda akan lebih keren karena memiliki brand/merek. Kemungkinan juga, member-member lain dari agen properti yang Anda ikuti memiliki calon pembeli yang tertarik pada properti Anda.

Cara lain untuk mendapatkan listing properti adalah dengan bergabung di developer perumahan sebagai sales / tenaga penjual lepas (freelance). Produk properti yang dimiliki atau yang dijual oleh developer dikenal dengan produk primer (primery) dan biasanya bersifat inden (memesan) tetapi ada juga yang sudah ready (ready stock / siap huni).

Untuk produk yang ready, Anda dapat langsung memotret bagunan fisiknya untuk kebutuhan pemasangan iklan. Untuk produk yang inden (belum ada bangunan fisik), biasanya developer memiliki marketing tools berupa brosur yang berisi gambar disain dari properti yang dijual, brosur ini dapat Anda scan dan Anda ambil file gambarnya. Namun ada beberapa website tempat memasang iklan yang tidak menerima file gambar disain, mereka meminta file hasil foto/potret.

Cara Menjadi Agen Properti Independen

Potensi Penghasilan Dari Menjual Properti
Penghasilan yang diterima oleh agen/perantara/broker dari menjual properti dikenal dengan istilah komisi. Ada dua jenis komisi yaitu berdasarkan persentase dan berdasarkan selisih harga. Ini tergantung kesepakatan diawal antara pemilik properti dengan agen/broker/perantara apakah komisi berdasarkan persentase atau selisih harga.

Bila komisi berdasarkan persentase biasanya biaya-biaya yang timbul (pajak transaksi, dan lain-lain) ditanggung oleh masing-masing yaitu oleh pembeli dan penjual (pemilik properti). Perantara memperoleh komisi yang besarnya berkisar antara 1 %, 1,5 %, 2 %, 2,5 % atau lebih. Biasanya untuk produk second besar komisi adalah 2,5 % dari harga transaksi. Besarnya persentase ini tergantung kesepakatan antara perantara dan pemilik properti.

Contoh besarnya nilai komisi berdasarkan persentase : misalnya, harga rumah yang berhasil ditransaksikan senilai Rp. 500 juta dan kesepakan komisi 2%, maka komisi yang akan diterima oleh perantara adalah Rp. 10 juta.

Bila komisi berdasarkan selisih harga, biasanya pemilik properti menginginkan harga tertentu dan bersih artinya pemilik property tidak mau mengeluarkan biaya transaksi. Sehingga perantara harus menjual properti tersebut dengan harga yang lebih tinggi (harga dinaikkan) dimana selisihnya nanti sebagian akan dipakai untuk menanggung biaya transaksi dan sebagiannya lagi menjadi milik perantara.

Contoh besarnya nilai komisi berdasarkan selisih harga : misalnya, pemilik properti menginginkan harga bersih Rp.500 juta dan perantara berhasil menjual properti tersebut dengan harga Rp. 600 juta, maka selisih sebesar Rp. 100 juta dipergunakan untuk membayar biaya-biaya transaksi (pajak, dll) dan sisanya menjadi milik perantara.

Biaya-Biaya Pada Pembelian Properti Primer
1. PPN (biasanya harga jual properti sudah termasuk PPN)
2. Penyambungan Listrik PLN (biasanya harga jual properti sudah termasuk biaya penyambungan PLN)
3. Penyambungan PDAM (biasanya harga jual property sudah termasuk biaya penyambungan PDAM)
4. Biaya sertifikasi (Pemecahan, AJB dan BPHTB)
5. Biaya KPR (bila pembelian melalui fasilitas KPR)
6. Biaya Notaris
7. Biaya Materai
8. Biaya Pemeliharaan Lingungan

Biaya-Biaya Pada Pembelian Properti Sekunder
a. Pajak Pembeli
b. Pajak Penjual
c. AJB / Balik Nama Biaya Notaris
* Nilai NJOP tertera di PBB

Yang Perlu Diperhatikan Saat Mencari Listing Property Sekunder : Lokasi (semakin strategis lokasi, semakin mudah dijual), Harga (semakin rendah harga jual dari pemilik, maka semakin mudah propertinya untuk dijual, semakin tinggi pula komisi yang Anda terima bila komisi berdasarkan selisih harga), Spesifikasi dan Fasilitas (Luas bangunan, luas tanah,daya listrik, air, jumlah kamar tidur dan kamar mandi, include perabot atau tidak), Status (SHM, HGB, Hak Pakai atau Strata Title), Kelengkapan dokumen (sertifikat, IMB/Gambar, PBB terakhir, KTP, NPWP, Rekening terakhir telpon/PDAM/Listrik).

Tahap-Tahap Transaksi : Lihat lokasi / fisik property, Negosiasi harga, Kesepakatan harga, Tanda jadi untuk mengikat calon pembeli, Pembayaran Uang Muka, Pelunasan, Penandatanganan Akta Jual Beli.

Berkas / Dokumen
Pelunasan sisa pembayaran dapat dibayar secara tunai atau KPR, bila sisa pembayaran diselesaikan secara KPR maka berkas-berkas yang perlu disiapkan
:

Pembeli :

KTP suami/istri Kartu Keluarga Surat Nikah/Cerai NPWP
SITU SIUP TDP (wiraswasta)

Sura Keterangan Lama Kerja (karyawan) Slip Gaji Asli Terakhir (karyawan)
Foto copy rekening tabungan 3 bulan terakhir

Penjual :
Foto copy sertifikat Foto copy IMB/Gambar PBB terakhir
KTP suami/istri NPWP
Rekening terakhir telpon/PDAM/Listrik

 

Awas SMS/TELPON dari Calon Pembeli Gadungan !

Tidak jarang saya mendapatkan sms atau telpon dari calon-calon pembeli gadungan (penipu). Isi sms biasanya seperti ini :

“ Saya Mr.X tertarik dengan rumah Bapak, tolong hubungi Mr.Y di nomor 081… (nomor hp yang berbeda dengan nomor hp yang dipakai kirim sms).”

“ Saya tertarik dengan rumah Bapak, saya sudah menghubungi nomor Bapak tapi tidak nyambung, tolong hubungi Mr.X di nomor 081….(nomor hp yang berbeda dengan nomor hp yang dipakai kirim sms)”

Calon pembeli gadungan yang menghubungi lewat telpon ciri-cirinya biasanya mereka terlalu bersemangat mengatakan tertarik dan mau memberi Anda tanda jadi dengan menggiring Anda ke mesin ATM.

Cara Menjadi Agen Properti Independen

Cara Pasang Iklan Jual Rumah Online

Berikut ini akan dijelaskan cara jual rumah online gratis atau cara jual rumah lewat internet bagi Anda yang ingin tahu cara jual rumah agar cepat laku atau bagi Anda yang ingin tahu cara jual rumah tanpa agen.

cara pasang iklan jual rumah online image1

Gambar disamping adalah tampilan rumahdijual.com yang merupakan salah satu situs favorit bagi penulis bila ingin pasang iklan rumah untuk dijual secara online. Selain gratis, iklan-iklan yang penulis pasang di situs ini juga mendapatkan ratusan bahkan ribuan kunjungan dari pengguna internet yang sedang mencari rumah yang relevan dengan rumah yang penulis jual.

Agar dapat memasang iklan disini, mendaftarlah dulu dengan cara mengklik Register, tampilan berikutnya :

carapasangiklanjualrumahonline_image2

Pada gambar disamping, isi data-data yang diminta seperti Nama Lengkap, Nomor Handphone, Provinsi, Pertanyaan untuk Keamanan, Tanggal Lahir.

Setelah data-data yang diminita sudah Anda isi, selanjutnya klik Daftar Sekarang. Tampilan berikutnya :

carapasangiklanjualrumahonline_image3

Pada gambar diatas menunjukkan bahwa Anda sudah berhasil melakukan registrasi dan Anda dapat langsung pasang iklan dengan cara mengklik tulisan Klik di sini untuk pasang iklan rumah. Tampilan berikutnya :

carapasangiklanjualrumahonline_image4

Pada gambar samping, isilah kolom-kolom isian sesuai dengan data-data properti yang akan Anda jual.

Judul Iklan : isikan judul iklan dengan frase yang mengandung keyword/pasar yang Anda bidik, misalnya Rumah Dijual di Makasar.

Pada kolom isian selanjutnya, silahkan Anda isi kolom isian sesuai dengan data properti yang hendak Anda jual. Kolom isian yang ada tanda * wajib Anda isi, sedangkan kolom isian yang tidak ada tanda * boleh Anda kosongkan.

Pada kolom isian Info Tambahan atau pada website lain menggunakan istilah diskripsi, isikan diskripsi yang lebih detail mengenai properti Anda. Disini yang perlu diperhatikan adalah :

Pertama, diskripsi harus mengandung keyword/pasar yang Anda bidik, seperti pada judul.

Kedua, jelaskan keuntungan-keuntungan yang akan didapatkan pembeli apabila membeli properti yang Anda jual.

Masukkan foto-foto properti yang Anda jual dengan mengklik Manage Attachments.

Pada kolom isian informasi/diskripsi, janganlah terlalu panjang memberikan diskripsi karena akan ditolak, yang pendek saja dulu, tetapi ketika iklan sudah selesai di buat dan sudah di submit, iklan dapat di edit dan kolom informasi ini dapat ditambah atau diisi dengan diskripsi yang lebih panjang. Setelah data- data sudah diisikan, klik Submit. Tampilan berikutnya :

carapasangiklanjualrumahonline_image5

Pada gambar/tampilan di atas, klik tulisan Lihat iklan yang sudah dibuat yang ditunjukkan oleh tanda panah warna merah untuk melihat iklan yang sudah Anda pasang.

Tampilan berikutnya :

carapasangiklanjualrumahonline_image6

Gambar di samping adalah  contoh dari iklan-iklan yang sudah penulis buat, klik salah satu iklan bila mau mengedit. (Pada gambar di samping, angka pada kolom paling kanan menunjukkan frekuensi iklan yang dilihat, iklan paling atas telah dilihat sebanyak 1191 kali oleh pengunjung, jumlah yang cukup potensial untuk terjadi penjualan, dan rumah tersebut sudah laku/terjual).

Cara Menjadi Agen Properti Independen

Cara Jual Rumah Yang Masih KPR | Cara Jual Rumah Yang Masih Kredit

Saya pernah mengalami seperti sub judul diatas yaitu menjual rumah yang masih KPR atau yang masih kredit. Waktu itu kredit KPR memiliki jangka waktu 15 tahun dan kredit sudah berjalan 3 tahun. Sebenarnya sangat disayangkan karena menjual rumah terlalu cepat meskipun sudah ada keuntungan akan tetapi karena ada kebutuhan yang mendesak ya terpaksa deh rumah tersebut dijual.

Cara menjual rumah yang masih KPR atau yang masih kredit tersebut penulis lakukan dengan beberapa cara diantaranya adalah dengan memasang spanduk bertuliskan dijual dan penulis pasang di depan rumah, kemudian penulis memberikan informasi tentang rumah dijual tersebut kepada teman-teman penulis yang berprofesi sebagai sales marketing properti serta penulis pasang iklan di salah satu situs properti. Dan ternyata peminat rumah penulis tersebut adalah tetangga penulis sendiri.

Setelah negosiasi harga dan terjadi kesepakatan harga dimana pembeli hendak membeli rumah tersebut secara kredit atau KPR, langkah pertama adalah pembeli memberikan kepada penulis tanda jadi. Setelah penulis menerima tanda jadi maka penulis mencabut spanduk rumah dijual untuk menghargai tanda jadi yang telah diberikan oleh pembeli. Dan ketika ada telpon yang masuk hasil dari kegiatan promosi online, penulis memberitahu ke mereka bahwa rumah sudah ada yang pesan dan saat ini sedang proses KPR oleh pembeli.

Ketika berkas-berkas pembeli dan penjual (berkas-berkas apa saja yang dibutuhkan sudah dijelaskan di atas) sudah lengkap serta formulir pengajuan KPR sudah diisi oleh pembeli dan diserahkan ke salah satu staff KPR, berkas pun diproses. Butuh waktu sekitar satu bulan sampai ada keputusan bahwa KPR pembeli disetujui.

Setelah ada keputusan bahwa KPR disetujui barulah pembeli membayarkan Down Payment (DP) kepada penulis selaku penjual dan penulis memberikan kuitansi bukti pelunasan DP. Kemudian penulis dan pembeli sama-sama ke notaris untuk membayar pajak pembeli dan pajak penjual yang ditanggung masing masing-masing.

Pada hari dan jam yang telah ditentukan, penulis dan pembeli sama-sama bertemu di salah satu ruangan Bank pemberi fasilitas KPR dimana pembeli akan melakukan akad kredit dan notaris pun hadir lagi disitu. Setelah proses ini selesai,  beberapa hari kemudian ada sejumlah uang yaitu sejumlah harga jual rumah dikurangi DP dan dikurangi Tanda Jadi yang masuk ke rekening penulis, dan jumlah uang itu sama dengan jumlah sisa pinjaman KPR penulis atas rumah tersebut. Dan uang yang masuk tersebut penulis gunakan semuanya untuk melunasi sisa kredit / KPR pada rumah yang penulis jual tersebut. Lunaslah kredit / KPR penulis pada rumah tersebut dan pembeli membeli rumah penulis dengan kredit KPR yang baru atas nama pembeli itu sendiri.

Keuntungan yang saya dapatkan adalah pada tanda jadi dan dp yang sudah penulis terima.

Cara Menjadi Agen Properti Independen

Demikianlah penjelasan singkat semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang ingin tahu tentang cara menjadi agen properti tanpa modal, cara menjadi agen properti rumah, cara menjadi agen properti online, cara menjadi broker properti online, cara menjadi broker properti pemula, peluang menjadi agen properti, cara menjadi broker properti gratis, langkah awal menjadi broker properti dan belajar menjadi agen properti.

Cara Menjadi Agen Properti Independen.